Home » Berita Viral » Kisah Viral Canon, Anjing Yang Mati Setelah Ditangkap Satpol PP Di Aceh

Kisah Viral Canon, Anjing Yang Mati Setelah Ditangkap Satpol PP Di Aceh

Belum lama ini, dunia maya tengah dibuat geram dengan sebuah video yang tengah viral tentang kematian seekor anjing yang bernama Canon di Kabupaten Aceh Singkil. Video ini tentu saja membuat warganet marah sekaligus sedih karena Canon yang merupakan seekora anjing jantan yang tinggal di salah satu penginapan di lokasi objek wisata Pulau Panjang, Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh ini ditangkap dan disiksa oleh beberapa oknum Satpol PP.

Kisah Viral Canon, Anjing Yang Mati Setelah Ditangkap Satpol PP Di Aceh

Di video viral yang beredar ini, dapat dilihat adanya sejumlah anggota satpol PP yang tengah mengelilingi Canon yang tengah diam bersantai dan salah satu dari satpol PP tersebut mengarahkan kayu yang memiliki ujung bercabang ke anjing jantan yang satu ini.

Canon kelihatan terusik dengan perlakuan itu dan dia kedengar menggonggong seringkali. Menurut pemilik account yang memviralkan video ini, Canon ditempatkan keranjang dan dibawa pergi oleh Satpol PP. Dia menyebutkan Canon mati sesudah dibawa pergi petugas karena tidak dapat bernapas.

“Oh Tuhan, saya disiksa sampai mati oleh beberapa orang yang semula ingin saya mengajak bersahabat. Apa salahku? Kenapa menyiksaku sampai mati? Saya belum berjumpa dengan tuanku. Ia tidak paham saya diamankan dan dibawa pergi, apa lagi disiksa sampai mati. Andaikan ia berada di sini, tentu saya akan ditolongnya,” catat pemilik account lengkapi video dan foto yang diupload di account pribadinya.

Harus dipahami, menurut pembicaraan pemilik anjing namanya Canon, beberapa Satpol PP yang tangkapnya bawa dengan masukkan ke keranjang sayur. Selanjutnya, ditutup memakai kayu dengan dibuntel terpal dan dilakban penuh.

Hal tersebut memunculkan reaksi keras dari warga yang menyorot langkah Satpol PP amankan Canon. Tetapi, faksi Satpol PP menentang sudah menganiaya Canon. Mereka menyangka anjing piaraan punya masyarakat namanya Willy itu mati karena stress.

Menurut dia anggotanya ada yang menggenggam kayu untuk mengalahkan anjing dan untuk mengantisipasi karena anjing itu terus menantang.

Dia menentang bila kayu itu untuk memukul Canon. Menurut dia kayu itu cuman ditempelkan ke rantai anjing supaya bisa diamankan.

Terakhir pemilik Canon, Willy mohon maaf atas keributan yang terjadi berkaitan kematian anjingnya. “Saya minta maaf ke masyarakat Aceh Singkil atas keributan yang terjadi,” kata Willy.


Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *